Buku

PERSPEKTIF Ahmad Doli Kurnia Tandjung

Dalam perjalanan hidup saya, kepedulian terhadap isu publik tidak hanya saya salurkan melalui organisasi dan politik, tetapi juga melalui musik dan tulisan. Saya percaya bahwa gagasan tidak selalu harus disampaikan melalui pidato politik. Musik, seni, dan tulisan juga dapat menjadi media untuk membangun kesadaran kebangsaan.

Karena itu, saya menulis buku, membuat lagu-lagu kebangsaan, dan terlibat dalam berbagai kegiatan kebudayaan. Saya meyakini bahwa politik dan kebudayaan tidak bisa dipisahkan. Benedict Anderson pernah menjelaskan konsep imagined community, bahwa bangsa sesungguhnya dibangun oleh imajinasi kolektif yang dipelihara melalui simbol, bahasa, cerita, dan budaya. Musik nasional, sastra, dan karya seni memiliki kekuatan besar untuk membangun rasa kebangsaan. Di tengah tantangan globalisasi dan fragmentasi sosial saat ini, penguatan identitas kebangsaan menjadi sangat penting. Kita membutuhkan generasi muda yang modern, terbuka terhadap perkembangan dunia, tetapi tetap memiliki akar nasionalisme yang kuat.

    Spesifikasi Buku

    • Jumlah halaman: 232 hal
    • Kertas isi: bookpaper
    • Ukuran 14,5 x 21 cm
    • Cetak isi: BW
    • Cover : Art Karton 230 grm

     

    pers

    Contoh Halaman Buku

    jdl
    ii
    13
    1

    jika kini saya ditanya mengapa memilih jalan aktivisme dan politik, jawabannya sederhana: karena saya dididik untuk peduli. Orang tua saya tidak mewariskan kekayaan melimpah, melainkan nilai. Mereka mengajarkan bahwa hidup tidak boleh hanya digunakan untuk memikirkan diri sendiri. Ada tanggung jawab sosial yang harus ditunaikan kepada masyarakat, bangsa, dan negara. Warisan nilai itulah yang terus saya pegang hingga hari ini.

    Politik bagi saya bukan tujuan akhir, melainkan alat untuk memperjuangkan kepentingan publik. Aktivisme bukan romantisme masa muda, melainkan panggilan moral untuk terus hadir di tengah persoalan rakyat.

    vita
    kacamata2
    Icon 2

    Penerbit Haja Mandiri