Buku
Menguatkan Karakter Bank Syariah
Buku ini merupakan kompilasi dari beberapa artikel penulis yang pernah dimuat di beberapa rublik opini di koran nasional ataupun secara digital on line, termasuk rublik opini di koran Kompas, Bisnis Indonesia, Media Indonesia dan Republika. Selain itu, buku ini juga memuat beberapa artikel berupa karya ilmiah yang pernah dipresentasikan saat penulis masih aktif sebagai mahasiswa Program Doktor di Sekolah Pascasarjana UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.
Penulis merasa perlu mengkompilasi tulisan artikel yang terpublikasi di koran, media on line ataupun artikel berupa makalah karya ilmiah yang pernah dipresentasikan, baik saat kuliah Program Doktor ataupun artikel yang pernah dipresentasikan saat memperingati Milad MUI tahun 2023. Tujuannya agar tulisan penulis tidak tercecer dan bisa dinikmati untuk dibaca oleh masyarakat umum, khususnya pecinta tema ekonomi dan keuangan syariah yang ada di Indonesia. Berikut di bawah ini, sinopsis singkat artikel yang terdapat dalam buku ini.
Artikel pertama tentang ‘Menguatkan Karakter Bank Syariah’ pernah dimuat di Koran Bisnis Indonesia pada Kamis, 29 Februari 2024. Artikel ini memberikan ilustrasi mengenai bagaimana eksistensi bank syariah diminta agar bisa lebih memerankan karakter asli yang dimiliki oleh bank syariah. Faktanya, kadang kala praktikyang dijalankan oleh bank syariah masih ‘melirik’ dengan praktik yang biasa dijalankan oleh saudara tuanya, bank konvensional. Paling tidak, terlihat dari beberapa produk yang dikembangkan oleh bank syariah menggunakan konsep ATM (amati, tiru dan modifikasi) dari bank konvensional. Modifikasinya terlihat dari akad yang dipakai di bank syariah.
Spesifikasi Buku
- Jumlah halaman: 204 hal
- Kertas isi: bookpaper
- Ukuran 14,5 x 21 cm
- Cetak isi: BW
- Cover : Art Karton 230 grm
Contoh Halaman Buku
Buku ini merupakan kompilasi dari beberapa artikel penulis yang pernah dimuat di beberapa rublik opini di koran nasional ataupun secara digital on line, termasuk rublik opini di koran Kompas, Bisnis Indonesia, Media Indonesia dan Republika. Selain itu, buku ini juga memuat beberapa artikel berupa karya ilmiah yang pernah dipresentasikan saat penulis masih aktif sebagai mahasiswa Program Doktor di Sekolah Pascasarjana UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.
Bank syariah menjelma menjadi salah satu lembaga keuangan terlebih dulu melalui proses ijtihad yang dilakukan oleh ulama kontemporer (khalaf). Mengapa bank syariah terwujud dari hasil ijtihad? Karena eksistensi bank syariah merupakan bagian dari ‘sesuatu yang baru’, yang pada era Nabi Muhammad SAW belum ada. Sesuatu yang baru kalau dalam bahasa agama biasa disebut dengan bid’ah
Penerbit Haja Mandiri







